Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan lingkungan kerja berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara Pada Badan Kepegawaian Pendidikan Dan Pelatihan secara parsial lingkungan kerja dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ASN
Berdasarkan olah data pada bab sebelumnya diketahui nilai thitung sebesar 2,319 > nilai tatbel 1.98552 dan nilai signifikansi 0.023 < 0.05 yang berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat pendidikan terhadap kinerja pegawai. Dengan demikian hipotesa pertama diterima.
Motivasi dengan nilai signifikan sebesar 0,009 disiplin nilai signifikan sebesar 0,018 dan iklim organisasi dengan nilai signifikan sebesar 0,001, ketiga variabel independen menunjukkan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05, sedankan uji regresi linear berganda secara simultan menunjukkan nilai fhitung 12,658 leih besar dari nilai ftabel 1.70
Variabel disiplin yang paling dominan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai Pada Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perternakan Kabupaten mamuju. karena nilai signifikannya paling kecil yaitu 0,000 dengan nilai koefisien beta paling tinggi yaitu 5,390.
Hasil uji regresi linear berganda secara parsial menunjukkan variabel psikologis dengan nilai signifikan 0,003 dan sosila dengan nilai signifikan 9,010 sedangkan uji regrsi linear berganda secara simultan menunjukkan nilai fhitung 4,979 lebih besar jika dibandingkan dengan nilai ftabel 3,015
Variabel motivasi merupakan merupakan variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada kantor sekretariat DPRD Provinsi sulawesi barat, karena menunjukkan nilai beta paling tinggi dengan nilai 8,136 dengan nilai signifikan paling rendah 0,000.
Bahwa Pt. Surya Raya Lestari II Kabupaten Mamuju Tengah dalam menggunakan dana kurang efektif dan efisien sehingga laa yang didapatkan perusahaan masih belum maksimal dan dalam memenuhi seluruh kewajibannya juga kurang baik atau kurang efisien.
Variabel motivasi yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja pegawai karena dari hasil analisis regresi linear berganda nilai beta yang didapatkan paling tinggi sebesar 5,254 dengan nilai signifikan paling rendah yaitu 0,003
Variael motivasi yang paling dominan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada kantor Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan sumber daya manusia kabupaten Majene, karena nilai signifikannya paling kecil yaitu 0,000 dengan nilai beta paling tinggi 0,420