Text
Ekonomi pembangunan islam
Kelembagaan di dalam ekonomi Islam, terdapat beberapa hal yang secara
prinsip dilarang oleh syariah, yaitu: 1) Riba, adalah tambahan atas pinjaman yang
tidak diketahui perimbangannya dalam sebuah transaksi dan bertentangan
dengan prinsip syariah; 2) Gharar, adalah sesuatu atau kondisi ketika di antara
kedua belah pihak terdapat ketidakpastiaan baik dari akad, objek, maupun
akibat yang dihasilkan; 3) Maysir, adalah suatu keuntungan yang didapatkan
karena adanya unsur spekulasi atau perjudian; 4) Unsur Haram, baik dari zatnya
maupun prosesnya; 5) Unsur Zalim, yaitu ketidakadilan terhadap orang lain.
Bentuk kelembagaan dibagi menjadi tiga, yaitu, kelembagaan pada sektor publik,
kelembagaan pada sektor privat serta kelembagaan pada sektor sosial.
Kinerja perekonomian suatu negara dipengaruhi oleh kebijakan dan
kelembagaan. Pada tingkat makro, fokus kelembagaan adalah menyiapkan dasar
produksi, pertukaran dan distribusi dari berbagai aspek, baik hukum, ekonomi,
politik, dan sosial. Terdapat empat strategi pembangunan ekonomi yang penting
dan perlu mendapat perhatian adalah 1) Keunggulan komparatif dan kompetitif,
2) Subtitusi impor dan promosi ekspor, 3) Sentralisasi dan desentralisasi, 4) Statisasi
dan privatisasi.
Implikasi kebijakan pembangunan dalam pembangunan Islam antara lain
dengan mengaitkannya dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Pada
tingkat makro, fokus kelembagaan adalah menyiapkan dasar produksi, pertukaran
dan distribusi dari berbagai aspek, baik hukum, ekonomi, politik, dan sosial, yaitu
1) Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, 2) Mengefektifkan hukum
dan keadilan, 3) Optimalisasi investable resources, 4) Pendidikan dan kesehatan, 5)
Peningkatan sumber daya manusia dan entrepreneurship. Kebijakan merupakan
keputusan pemerintah terhadap suatu tindakan tertentu untuk mencapai suatu
tujuan. Pada tingkat makro, kebijakan secara tradisional dirancang untuk mencapai
tujuan dari sistem ekonomi yang konsisten melalui pandangan masyarakat dunia,
yaitu pencapaian pertumbuhan dan pembangunan ekonomi.
Tidak tersedia versi lain