Dari kedua variabel bebas yang diteliti, maka variabel Budaya organisasi merupakan variabel yang paling dominan berpengaruh terhada kinerja karyawan pada PDAM Tirta Manakarra Kabupaten Mamuju. Dimana nilai probabilitas 0.000 < = 0,05 dengan nilai koefisien regresi adalah sebesar 0,673 atau 67,3%
Hasil uji regresi linear berganda secara parsial menunjukkan variabel gaya kepemimpinan dengan nilai signifikan 0,000 dan iklim organisasi dengan nilai signifikan 0,000 dan iklim organisasi dengan nilai signifikan 0,009 sedangkan uji regresi linear berganda secara simultan menunjukkan nilai fhitung 13,098 lebih besar jika dibandingkan dengan nilai ftabel 3,23
Hasil uji regresi linear berganda menunjukkan bahwa variabel gaya kepemimpinan dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada kantor PDAM tirta manakarra. Variabel Gaya kepemimpinan yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja pegawai hasil analisis regresi linear berganda dengan tingkat signifikan paling rendah yaitu 0,008 dan nialai beta paling besar 1,124.
Persamaan linear sederhana diatas memb`erikan keterangan a = 4,466 dari hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai tetap apabila variabel nol. b = 0,745 angka yang menunjukkan jika pemimpin dijalankan dengan baik dan meningkat sebesar 1 % dengan demikian kinerja Guru akan Memperoleh tingkat kenaikan 0,745 % sehingga koefisien untuk variabel kepemimpinan berpengaruh positif terhadap kinerja Guru.
Peran kepemimpinan yang dimiliki oleh direktur perusahaan daerah air minum Tirta Manakarra Kabupaten Mamuju sangat memberi pengaruh positif pada karyawan di perusahaan dimulai dari pemberian motivasi dengan memperbaiki kesejahteraan serta memberikan imbalan jasa kinerja karyawannya. Komunikasi yang baik antara atasan dan bawahan, pengambilan keputusan yang adil dengan mengkolaorasikan pendapat …
Dari hasil analisis didapatkan variabel faktor gaya kepemimpinan dan faktor disiplin kerja secara simultan / bersama-sama mempunyai pengaruh signifikan (bermakna) terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kejaksaan Negeri Mamuju. Hipotesa kedua diterima bahwa variabel kepuasan disiplin kerja adalah faktor paling dominan berpengaruhnya.
Hasil penelitian uji t menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kepemimpinan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Ulumanda membuktikan bahwa semakin baik kepemimimpinan maka pegawai juga akan semakin meningkat.
Kedua variabel gaya kepemimpinan dan gaya komunikasi berpengaruh secara simultan (uji F ) terhadap kinerja pegawai PT. PLN (persero). Hasil pengolahan data menggunakan program SPSS diperoleh nilai t hitung > t tabel dan nilai signifikan < 0,.05 yang berarti bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai PT. PLN 9Persero) unit pelaksanaan pelayanan pelanggan (UP3) Mamuju.
Hasil uji regresi linear berganda secara parsial menunjukkan gaya kepemimpinan dengan nilai signifikan 0,001 < 0,05 dan ean kerja nilai signifikan 0,009 < 0,05, dan uji regresi linear berganda secara simultan menunjukkan nilai Fhitung 16,136 > Ftabel dengan nilai Ftabel 3,12 dimana kedua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen.
Gaya kepemimpinan yang dimiliki Kepala Desa Batuparigi sudah cukup baik dalam meningkatkan semangat kerja pegawai. Kepala Desa menerapkan gaya kepemimpinan partisipatif, dimana pemimpin melibatkan bawahan dalam mengambil keputusan, menerima saran dari bawahan dan berbaur dengan bawahan, dengan penerapan gaya kepemimpinan tersebut, bawahan akan merasa lebih dihargai keberadaannya sehingga semang…
https://dentiloquent.com/aldi-coleslaw-mix-crunchy-fresh-vegetables/